MENU
 
 
6 September, 2010
 
 
Untitled Document
   
 
 
Untitled Document
 
8.jpg
 
 
 
Untitled Document
 
Random HTML "A real decision is measured by the fact that you’ve taken a new action. If there’s no action, you haven’t truly decided"...--by Anthony Robbins--
 
 
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

:. NEWS
 
Musim Panen, Harga Kopi Gayo Turun
26 April 2010 Jam 14:03

Memasuki musim panen ini, harga kopi gayo (arabika) sedikit mengalami penurunan dibanding musim panen tahun lalu. Harga jual gabah kopi (kopi yang sudah dikupas kulitnya) berkisar antara Rp 12.000 sampai Rp 13.000 per bambu (1,2 kg), turun dari sebelumnya Rp 14.000 sebambu.

Keterangan petani setempat, harga pada puncak panen kopi memang sering turun, yang ditenggarai karena ulah para agen dan eksportir dengan memberikan informasi harga yang salah kepada petani. Alasan yang sering diutarakan, harga pasar kopi dunia sedang melemah seiring dengan fluktuasi nilai kurs dolar yang terjadi.

“Harga jual ke agen sekarang ini berkisar Rp 12.000 sampai Rp 13.000 per bambu, turun dibanding panen tahun lalu yang per bambunya Rp 14.000,” kata petani kopi Kampung Kelupak Mata, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, Aman Junaidi, kepada Serambi, Jumat (23/4).

Harga tersebut dinilainya sangat rendah bila dibandingkan dengan harga kebutuhan pokok. Dulu menurut dia, harga satu bambu kopi dapat membeli dua bambu beras. Tetapi sekarang harga beras dengan kwalitas sedang saja mencapai Rp 11.000 per bambu.

Lain halnya dengan kopi gelondong (kopi merah yang baru dipetik). Aman menyebutkan, harganya saat ini berkisar antara Rp 5.000 hingga Rp 5.500 per bambu, meningkat dari tahun sebelumnya yang dijual dengan harga Rp 4.000 per bambu. Namun masalahnya, kopi gelondong tidak dapat dijual sembarang karena ada aturan yang mengatur.

“Penjual kopi gelondong harus seorang petani yang memiliki kebun kopi atau pekerja yang mengurus kopi untuk dijual. Pada kawasan tertentu, kopi gelondong dilarang dijual, sehingga petani harus mengupas kulitnya menjadi kopi gabah sebelum dijual kepada pedagang pengumpul (toke bangku),” ucapnya.

Sementara untuk kopi buah labu (kopi gabah yang sudah dikupas kulit arinya) harga jual saat ini berkisar Rp 15.000 per kilogram, sementara harga kopi hijau (green coffee) antara Rp 28.000 hingga Rp 29.000 per kilogram dengan kadar air (KA) 18 persen.(Serambi/250410/min)


 
     
 
 
     
  :. Berita Sebelumnya  
 
Forum Kakao Aceh - II : Antara Eksistensi & Kesinambungan Forum Kedepan
17:04, Fri, 25/06/2010 | by sbarry |

FORUM KOPI ACEH XVII: Indikasi Geografis Kopi Gayo Harus Dipertahankan
16:39, Fri, 25/06/2010 | by min-sbarry |

Indikasi Geografis Kopi Gayo Resmi Milik Masyarakat Gayo: Diserahkan Langsung oleh Menkum HAM
15:53, Fri, 25/06/2010 | by min |

Musim Panen, Harga Kopi Gayo Turun
14:03, Mon, 26/04/2010 | by min |

Kepala Bappeda Aceh: Program Budidaya Kopi Gayo Harus Diprioritaskan
13:45, Thu, 25/03/2010 | by min |

Pidie Siapkan 125 Ton Cokelat untuk Ekspor
13:06, Tue, 23/03/2010 | by aya |

Hama Cokelat Serang Langkahan dan Cot Girek
13:02, Tue, 23/03/2010 | by |

Aceh Penuhi 80% Produksi Nilam Nasional
07:30, Wed, 03/03/2010 | by c46 |

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10  Selanjutnya
 
     
     
   
     
     
 
Untitled Document
bulettine
 

 


TELAH TERSEDIA:

BUKU PANDUAN BUDIDAYA DAN PENGOLAHAN
KOPI ARABIKA GAYO

 PENERBITAN BUKU PANDUAN INI
TERLAKSANA BERKAT KERJASAMA ANTARA:

Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia
Aceh Partnerships for Economic Development
BAPPEDA PROVINSI NAD
UNDP
Forum Kopi Aceh

Informasi lebih lanjut mengenai Buku Panduan ini, dapat menghubungi :
APED Office:  0651 - 21064

----------------------

 

 

 
bottom
 
 
Untitled Document
 
aceh tengah
PNM
 
 
 
 
Aped project menerima sumbangan artikel berupa hasil penelitian, laporan dan sebagainya yang berhubungan dengan pembangunan ekonomi lokal, ataupun tulisan lain yang berhubungan dengan pengembangan kopi, kakao, karet dan komoditi lainnya. Kirimkan tulisan Anda berserta dengan biodata penulis & foto diri ke email redaksi@aped-project.org
 
 
 
   
   
   
   
   
 
   
 
 
aped project@2007