MENU
 
 
9 September, 2010
 
 
Untitled Document
   
 
 
Untitled Document
 
1.jpg
 
 
 
Untitled Document
 
Random HTML “Orang-orang yang sehat dan bahagia adalah mereka yang menghadapi kenyataan-kenyataan hidup mereka secara langsung. Namun tidak berharap hal itu berubah secara langsung”
 
 
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

:. NEWS
 
FORUM KOPI ACEH XVII: Indikasi Geografis Kopi Gayo Harus Dipertahankan
25 June 2010 Jam 16:39

Ketua Forum Kopi Aceh (FKA), Mustafa Ali, mengatakan, sertifikat perlindungan Indikasi Geografis (IG) Kopi Arabika Gayo yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM) RI tanggal 27 Mei 2010 lalu harus dipertahankan oleh masyarakat Gayo.  “Hak IG Kopi Arabika Gayo itu menjadi milik para petani kopi di Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah dan Kabupaten GayoLues. Jadi hendaknya dijadikan motivasi bersama untuk memberikan kontribusi bagi kesejahteraan petani kopi pada masa mendatang,” katanya pada pertemuan Forum Kopi Aceh XVII, Selasa (22/6), di Hotel Mahara Takengon.

Mustafa Ali mengatakan, dengan terbitnya sertifikat IG Kopi Arabika Gayo, maka seluruh produk kopi yang memiliki label Gayo harus mendapat izin terlebih dahulu dari Masyarakat Perlindungan Kopi Gayo (MPKG). Untuk itu, seluruh produsen dan unit pengolah kopi yang telah terdaftar agar memberikan data produksi ke MPKG sehingga akan memudahkan proses standarisasi mutu Kopi Arabika Gayo sesuai dengan ketentuan yang tercantum dana buka IG Kopi Arabika Gayo.  “Dengan terbitnya IG Kopi Arabika Gayo, tidak ada lagi produsen luar daerah dan luar negeri yang menggunakan label Gayo tanpa sepengetahuan MPKG,” ujar Musfata Ali yang juga Ketua MPKG itu.

Aceh Partnerships for Economic Development (APED) Bussines Development Specialist Coffee, Indra Perwiryanto mengatakan, perlindungan IG Kopi Arabika Gayo yang telah diperoleh ini hendaknya tetap dijaga oleh seluruh masyarakat dataran tinggi Gayo. “Kita tidak ingin perlindungan Indikasi Geografis yang telah kita perjuangkan bersama selama lebih dari dua tahun ini dicabut oleh pemerintah karena kita tidak bisa menjaga dan melaksanakan apa yang tercantum dalam buku persyaratan indikasi geografis kopi Arabika Gayo. Untuk itu, perlu adanya program kerja yang jelas dari MPKG serta Forum Kopi Aceh dalam mempertahankan IG ini,” ujar Indra Perwiryanto.(min-serambi/24Jun2010)



 
     
 
 
     
  :. Berita Sebelumnya  
 
Forum Kakao Aceh - II : Antara Eksistensi & Kesinambungan Forum Kedepan
17:04, Fri, 25/06/2010 | by sbarry |

FORUM KOPI ACEH XVII: Indikasi Geografis Kopi Gayo Harus Dipertahankan
16:39, Fri, 25/06/2010 | by min-sbarry |

Indikasi Geografis Kopi Gayo Resmi Milik Masyarakat Gayo: Diserahkan Langsung oleh Menkum HAM
15:53, Fri, 25/06/2010 | by min |

Musim Panen, Harga Kopi Gayo Turun
14:03, Mon, 26/04/2010 | by min |

Kepala Bappeda Aceh: Program Budidaya Kopi Gayo Harus Diprioritaskan
13:45, Thu, 25/03/2010 | by min |

Pidie Siapkan 125 Ton Cokelat untuk Ekspor
13:06, Tue, 23/03/2010 | by aya |

Hama Cokelat Serang Langkahan dan Cot Girek
13:02, Tue, 23/03/2010 | by |

Aceh Penuhi 80% Produksi Nilam Nasional
07:30, Wed, 03/03/2010 | by c46 |

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10  Selanjutnya
 
     
     
   
     
     
 
Untitled Document
bulettine
 

 


TELAH TERSEDIA:

BUKU PANDUAN BUDIDAYA DAN PENGOLAHAN
KOPI ARABIKA GAYO

 PENERBITAN BUKU PANDUAN INI
TERLAKSANA BERKAT KERJASAMA ANTARA:

Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia
Aceh Partnerships for Economic Development
BAPPEDA PROVINSI NAD
UNDP
Forum Kopi Aceh

Informasi lebih lanjut mengenai Buku Panduan ini, dapat menghubungi :
APED Office:  0651 - 21064

----------------------

 

 

 
bottom
 
 
Untitled Document
 
aceh tengah
PNM
 
 
 
 
Aped project menerima sumbangan artikel berupa hasil penelitian, laporan dan sebagainya yang berhubungan dengan pembangunan ekonomi lokal, ataupun tulisan lain yang berhubungan dengan pengembangan kopi, kakao, karet dan komoditi lainnya. Kirimkan tulisan Anda berserta dengan biodata penulis & foto diri ke email redaksi@aped-project.org
 
 
 
   
   
   
   
   
 
   
 
 
aped project@2007