menu atas
 
 
 

Fluktuasi Harga

 

Solusi Cerdas dalam Tuntaskan

masalah dan Kembangkan komoditi Andalan NAD

 

APED adalah program kerjasama antara UNDP, BAPPENAS dan BAPPEDA NAD sebagai Implementing Partner, secara langsung yang concern dalam pembangunan ekonomi ACEH melalui kemitraan berupaya dalam memobilisasi dari seluruh elemen dan organisasi yang ada untuk bersama sama membangun ekonomi Aceh dengan kemitraan yang bersinergi dan terfokus, dengan upaya-upaya untuk memaksimalkan faedah dari setiap investasi/sumber daya dalam program program yang ada untuk membangun dasar ekonomi yang memiliki multiplier efect bagi masyarakat dan pemerintah lokal dalam jangka panjang.


Strategi dan Program dengan pendekatan Konsep APED untuk saat ini bergerak dalam mengembangkan Kluster Kopi dengan prakarsa dibentuknya Forum Kopi Aceh (Aceh Coffee Forum) sebagai Forum Bersama sebagai Pilot Project pertama dari Program APED. Dimana pada Forum ini terdiri dari seluruh stakeholders yang dijalankan oleh Bappeda Aceh untuk menjawab tantangan dan permasalahan dari komoditi kopi. Dengan inisiasi terbentuknya forum kopi akan memudahkan dalam menerapkan pada Perencanaan Ekonomi Daerah dengan pendekatan cluster kopi yang berorientasi Pasar (Market Driven, Supply Oriented), menciptakan akses produk lokal dalam pasar ekspor, memfokuskan pada sentra sentra ekonomi komoditi tertentu dengan membuka akses rantai supply chain (dari Produsen dampai pasar akhir) dan terakhir memberikan akses informasi kerja sama antara produsen lokal dengan perusahaan besar (Private Sector).


Kopi Gayo memiliki nilai ekonomis yang relatif tinggi di pasaran dunia sehingga pengembangannya memerlukan keterpaduan dari setiap sub sistem agribisnis, mulai dari hulu, penyediaan produksi, budidaya, pengolahan hasil (hilir) dan sampai ke pemasaran hasil. Peran dan kedudukan forum kopi Aceh sangat kuat dalam membangun industri kopi Aceh ke depan. Diharapkan dapat memberikan konstribusi yang besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Aceh secara nyata nantinya.
Dengan pola dan pendekatan yang profesional dan proporsional maka berbagai bentuk kerjasama dan kemitraan yang terjalin diantara berbagai pemangku kepentingan akan memberikan dampak positif, terutama dalam masalah efisiensi, efektivitas, dan akurasi proses pembangunan itu sendiri. Kata kuncinya, dengan function sharing yang tepat antara pemerintah, dan masyarakat akan dapat dicapai hasil yang lebih optimal dalam meningkatkan produktifitas masyarakat untuk penguatan daya saing ekonomi dengan platform klaster (kerangka dari setiap elemen ekonomi).

 

© 2007 www.aped-project.org