APED Project ::.LOGO ATAS
 
apedlogo_a handlogo
apedlogob
 
29 July, 2010
 
 
Untitled Document
   
 
 
LOMBA USAHA TANI 2007 ACEH TENGAH
 
 
ig logo
 
Peluang Kopi Gayo Untuk Mendapatkan Indikasi Geografis
 
kemitraan
Kemitraan Dalam Pengembangan Agrobisnis Kopi Aceh
 
 
 
 
Untitled Document
   
 
 
Untitled Document
 
Random HTML “Your dreams can be realities. They are the stuff that leads us through life toward great happiness”..--by Deborah Norville--
 
 
     
 
Daerah Penghasil Kopi

KABUPATEN BENER MERIAH

Kota Podok Baru Bener Meriah


Profile Kabupaten Bener Meriah

Kabupaten Bener Meriah merupakan Kabupaten termuda dalam wilayah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, yang merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Aceh Tengah, Berdasarkan undang- undang No. 41 tahun 2003 tanggal 18 Desember 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Bener Meriah di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri tanggal 7 Januari 2004 yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Tengah, dengan batas-batas :

-Sebelah Utara dengan Kabupaten Aceh Bireuen.
-Sebelah Selatan dengan Kabupaten Aceh Tengah.
-Sebelah Timur dengan Kabupaten Aceh Timur.
-Sebelah Barat dengan Kabupaten Aceh Tengah

Berdasarkan wilayah administrasi Pemerintahan Kabupaten Bener Meriah terdiri dari 7 kecamatan yaitu kecamatan Bukit, sebagai kecamatan yang paling tua dengan ibu kota Redelong, yang saat ini di tabalkan menjadi ibu kota Kabupaten Bener Meriah. Luas wilayah 1.454,09 Km, yang terdiri dari 7 Kecamatan, 225 desa (113 desa defenitif, 112 desa non defenitif) 10 kemukiman dengan luas dan jumlah penduduk :

1.Kecamatan Bukit, luas 121.41 Km2 (20.625 Jiwa).
2.Kecamatan Bandar, luas 293,43 Km2 (26.113 jiwa).
3.Kecamatan Timang Gajah, luas 158,51 Km2 (23.126 jiwa).
4.Kecamatan Syaih Utama, luas 560,00 Km2 (2.463 jiwa).
5.Kecamatan Wih Pesam, luas 48.14 Km2 (17,099 jiwa).
6.Kecamatan Permata, luas 132,59 (12.802 jiwa).
7.Kecamatan Pintu Rime Gayo, luas 140,01 Km2 (9.355 jiwa).
Kabupaten Bener Meriah menyimpan potensi luar biasa baik itu dari segi sumber daya manusia dan sumber daya alam seperti pariwisata, pertanian pertambangan dan lain-lain, namun sangat disayangkan keberadaan Kabaputen ini dengan semua potensinya belum banyak di kenal orang sehingga seakan Kabupaten ini tertutup dari pengembangan investasi yang sebenarnya apabila digalakan akan meningkatkan tarap pendapatan perkapita masyarakatnya dan pada gilirannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten ini.

Komposisi Penggunaan Lahan

Luas Kabupaten Bener Meriah mencapai 1.454.09 Km2, dengan komposisi penggunaan lahan sebagai berikut : 

Sawah : 21.234.00 Ha 

Pekarangan/bangunan : 3.172,80 Ha 

Kebun/ladang : 50.384 Ha 

Hutan Lindung : 21.604,78 Ha 

Hutan Produksi : 36.447.00 Ha

Kabupaten Bener Meriah ditinjau dari letak geografis berada pada posisi 40.33,50 - 40.54.50 Lintang Utara 960,4075 - 970,1750 Bujur Timur dengan ketinggian rata-rata 1.000 s/d 2.500 m diatas permukaan laut, suhu rata-rata antara 20 derajat celcius. Beriklim tropis dengan dua musim kemarau pada bulan Maret s/d Agustus dan musim penghujan dari bulan September s/d Februari.

Alam Kabupaten Bener Meriah di kategorikan sangat subur dengan jenis tanah podjolik yang sangat potensial untuk pengembangan tanaman pertanian. Temperatur di Kabupaten ini dibagi atas dua kategori yakni 200C untuk kecamatan Bukit, Permata, Bandar, Timang Gajah. Sedangkan untuk kecamatan Pintu Rime Gayo dan Syiah Utama, temperatur rata-ratanya adalah 300C, di kedua kecamatan ini cocok untuk pengembangan komoditi tanaman keras seperti Coklat, Kelapa Sawit dan Karet.


Lahan Pondok Produktif Di Bener Meriah

Kabupaten Bener Meriah ditinjau dari zona wilayahnya dan dibagi atas dua zona dengan kesuburan tanah yang merata hampir disetiap kecamatan. Padzolik adalah jenis tanah yang mendominasi kawasan Bener Meriah, sehingga sangat cocok untuk pengembangan segala jenis tanaman baik itu tanaman holticultura seperti wortel, tomat, cabe, jagung, kol dan lain-lain serta tanaman keras seperti kopi, kelapa sawit, karet, coklat dan teh.

Penduduk Kabupaten Bener Meriah menurut sensus penduduk tahun 2005 berjumlah lebih kurang 5.000 jiwa. Mayoritas penduduknya adalah suku Gayo disamping suku lainnya seperti Aceh, Jawa, Padang, Sunda dan lain-lain.

Dengan ketinggian rata-rata 1.000 s/d 2.500 m diatas permukaan laut dengan jenis tanah yang sangat cocok untuk pengembangan tanaman kopi, menjadikan Kabupaten ini terkenal sebagai penghasil kopi terbesar di Sumatera bahkan di Indonesia. Selain penghasil kopi terbesar juga sebagai penghasil komoditi holtikultura seperti : tomat, cabe, wortel dan lain-lain yang telah mendapat pasar baik domestik maupun regional.

Kopi Gayo Arabika asal Kabupaten ini sudah lama dikenal oleh kalangan pengusaha kopi baik itu tingkat Regional, Nasional dan Manca Negara. Sehingga importir dari dalam dan luar negeri secara berkala sering berkunjung ke Kabupaten ini. Di samping kopi arabika, robusta juga telah mempunyai nama yang cukup baik terutama di kalangan pedagang lokal. Jenis kopi ini biasanya di proses untuk di jadikan kopi bubuk dengan aroma dan rasa yang khas.

Di Kabupaten ini telah ada dua perusahaan kopi luar negeri yang menanamkan modalnya, seperti Holland Coffee Bv. perusahaan kopi dari negeri Belanda, PT. Indocafco perusahaan kopi dari Swiss Amerika serikat dan sementara ini perusahaan kopi Aceh Coffee Company dari New Zealand sedang menjajaki untuk pengembangan perusahaannya di Kabupaten ini.

Selain perusahaan kopi luar negeri tersebut, di Bener Meriah juga terdapat Perusahaan Daerah Genap Mupakat, saat ini PD. Geunap Mupakat memproses biji kopi Arabika untuk menjadi komoditi eksport dengan kualitas terjamin, yang mampu memenuhi pasar Eropa, Amerika dan Jepang.

 
 
     
 
 
 

 
 
 
 
   
     
 
 
 
Untitled Document
bulettine
 

 


TELAH TERSEDIA:

BUKU PANDUAN BUDIDAYA DAN PENGOLAHAN
KOPI ARABIKA GAYO

 PENERBITAN BUKU PANDUAN INI
TERLAKSANA BERKAT KERJASAMA ANTARA:

Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia
Aceh Partnerships for Economic Development
BAPPEDA PROVINSI NAD
UNDP
Forum Kopi Aceh

Informasi lebih lanjut mengenai Buku Panduan ini, dapat menghubungi :
APED Office:  0651 - 21064

----------------------

 

 

 
bottom
 
 
Untitled Document
 
aceh tengah
PNM
 
 
 
 
 
   
   
   
   
   
 
 
 
   
 
 
aped project@2007